Sunday, March 22, 2009

Membayar Massa untuk berKampanye

sudarma

Memang bukan rahasial lagi kalau banyak caleg yang berkampanye dengan massa yang dibayar. Bukan karena mereka memang loyal terhdap caleg atau partai yang di usung, melainkan karena uang yang diberikan oleh para caleg atau oleh partai itu sendiri. Hal ini sudah terbukti langsung di daerah saya"gianyar", banyak caleg yang melakukan praktek tersebut. Dan tentunya masyarakat yang kampanye sudah tau dengan pasti akan hal itu. Mereka(masyarakat) kalau diminta kampanye pasti akan menanyakan"ada amplop gak". Dan itu sudah lumrah di daerah saya. Bahkan ibu2 pekerja bangunan dengan enteng bilang kalau gak dikasi baju dengan amplop, buat apa ikut kampanye? Wah kampanye sudah menjadi ladang rejeki bagi beberapa orang. Siapa yang salah? kalau pertanyaan ini, jawabannya tergantung dari 2 sudut pandang. Pertama dari para caleg dan dari masyarakat.

Uang yang diberikan agar massa mau berkampanye nilainya tidak pati, ada yang dikasi cuma 30 ribu dan ada yang sampai 50 ribu. Uang tersebut termasuk uang bensin kendaraan bermotor dan uang makan. Gak jarang juga para caleg menyediakan nasi bungkus atau nasi kotak. Kalau gak dikasi imbalan, siapa ayo yang mau berpanas-panasan hanya untuk mendengar celoteh caleg?

Coba deh tanya sama yang ikut berkampanye, apakah mereka tau garis besar apa yang dibicarakan oleh caleg yang mereka usung, apakah mereka tau apa visi dan missi dari caleg tersebut. Bisa dipastikan 80% mereka tidak tau, mereka cuma tau kalau caleg ini akan memberikan hidup yang lebih baik, sembako akan turun.

Dan ada kata yang membuat saya hanya bisa tersenyum saja, kata yang ada di baliho narsis para caleg di perempatan. Katanya adalah " saya akan menurunkan harga sembako", padahal cuma calon dprd daerah, kok bisa bilang akan menurunkan harga sembako? apakah dprd berwenang untuk menurunkan harga sembako? Presiden saja harus melalui banyak rintangan untuk menurunkan harga sembako, apalagi caleg.

Untuk kampanye ini saya akan contreng caleg yang punya visi dan misi yang jelas, dan tidak terlalu muluk2.

ini hanya artikel pendapat saya, tidak ada maksud untuk menghina, merendahkan, ataupun niat buruk lainnya. :D

Posting yang berhubungan



3 komentar:

verifikasi paypal said...

jaman sekarang memang gitu..ada duit ada suara..hehehe

Dewa said...

klo caleg kasih uang ya artinya visi dan misinya engk da artinya loh heheh...

ragill said...

yah begitu deh namanya politik kampanye..
uang dan uang adalah senjata

Post a Comment

Silahkan tinggalkan komentar anda untuk artikel ini :)